Trending News

Blog Post

Press Conference Westlife: Indonesia Turut Ambil Bagian Besar dalam Kesuksesan Kami
Artist Interviews

Press Conference Westlife: Indonesia Turut Ambil Bagian Besar dalam Kesuksesan Kami 

HELLO WESTLIFE!

Setelah tujuh tahun yang lalu memutuskan untuk bubar, pada tanggal 3 Oktober 2018 lalu, Westlife mengumumkan reuni mereka. Hingga saat ini, mereka sudah merilis 3 single baru, yaitu: ‘Hello My Love’, ‘Better Man’ dan ‘Dynamite’. Album baru mereka, ‘Spectrum’, dijadwalkan akan rilis November mendatang. Setelah sukses dengan rangkaian ‘The Twenty Tour’ di UK and Irlandia, kini boyband asal Irlandia ini hadir dalam rangkaian ‘The Twenty Tour’ di Asia. Indonesia menjadi salah satu yang beruntung untuk menjadi salah satu negara tujuan mereka. Tidak hanya di satu kota, kali ini FullColor Entertainment yang menjadi promotor membawa Westlife untuk tampil di 5 konser di 4 kota di Indonesia. Selain Jakarta, mereka akan tampil di Palembang, Semarang dan Yogyakarta.

Di Jakarta sendiri, Westlife tampil dua kali, tanggal 6 dan 7 Agustus 2019 di ICE, BSD City. Sebelum konser hari kedua, CreativeDisc berkesempatan menghadiri konferensi pers yang diadakan beberapa saat sebelum konser dimulai.

Sekitar pukul 8 malam, Westlife akhirnya hadir di perhelatan konferensi pers. Kian Egan, Nicky Byrne, Mark Feehily dan yang paling sering mengunjungi Indonesia, Shane Filan, memasuki ruangan satu per satu. Setelah menyapa pers, Nicky langsung menjelaskan betapa pentingnya dikawal oleh polisi untuk menembus kemacetan Jakarta hingga bisa sampai ke venue. Nicky menambahkan bahwa dia sangat senang bisa kembali ke Jakarta setelah sekian lama dan mengatakan, “Shane selalu bercerita bahwa cinta dari fans Indonesia sangat besar dan tidak pernah padam. Fans Asia umumnya, dan fans Indonesia pada khususnya selalu menginginkan kami untuk kembali. Karena itu ketika Westlife memutuskan untuk kembali bermusik, merekam lagu-lagu baru dan untuk melakukan tur lagi, tentu saja Indonesia menjadi salah satu negara yang wajib kami kunjungi.”

Diakui Mark, meskipun sudah bertahun-tahun tidak ke Indonesia, mereka cukup mempertahankan hubungan mereka dengan fans Indonesia melalui Instagram dan Twitter. Hampir setiap harinya dia membaca komentar dari fans di Indonesia. Saat Westlife bubar pun, fans tetap mengirim pesan untuk mereka. “Jadi hubungan kami dengan fans Indonesia sebenarnya tidak sepenuhnya terputus.”

Ketika ditanya bagaimana perasaan mereka untuk bisa tampil lagi di Indonesia, Kian menjelaskan bahwa mereka sangat siap dan tak sabar untuk bertemu dan menghibur fans yang berbeda di setiap show, apalagi mereka akan tampil di lima konser dalam kunjungan ke Indonesia kali ini. “Kami sangat takjub sudah lama tidak ke sini tetapi respons fans sangat baik dan antusias.”

Mark menambahkan bahwa tidak akan banyak perbedaan di setiap konser, “Akan tidak adil jika setiap show ada lagu lain yang dibawakan. Yang mungkin berbeda adalah speech kami saat menyapa fans,” ujar Mark.

Diungkapkan oleh Shane, proyek selanjutnya adalah menyelesaikan ‘Twenty Tour’ hingga bulan September nanti dan menanti dirilisnya album baru mereka di bulan November. Selain tak sabar untuk tur di beberapa kota selain Jakarta, Shane juga menjelaskan bahwa Mark sedang menanti kelahiran putri pertamanya dan seluruh anggota Westlife sangat senang untuk Mark.

Sejak tiba di Indonesia, mereka sudah melahap Bir Bintang dan Nasi Goreng! Mark menambahkan bahwa dia kepedasan saat mencoba menu Sop Buntut. Saat memesan, dia lupa kalau makanan di Asia sangat pedas. Nicky mengatakan bahwa selain makanan dan minumannya, dia sangat ingat dengan keramahan orang-orang Indonesia. “Barista di hotel tempat kami menginap baik sekali. Setiap pagi, dia membuatkan latte art di kopi kami dengan tulisan ‘Westlife’ dan nama-nama kami. Aku posting fotonya di Instagramku.”

“Kami sangat merasa terhormat bisa tampil di 4 kota dalam 5 konser. Bagiku, tidak masalah jika ada 10 sampai 15 konser lagi, selama fans menginginkan kami untuk kembali dan tampil lagi. Kalau venue memungkinkan, kami pasti setuju. Bali pun aku mau, apalagi aku juga seorang peselancar,” ungkap Kian. Dirinya juga menambahkan, “Seperti kata Nicky, sejak pertama kali kami ke Indonesia, fans, media dan label rekaman sangat mendukung kami dari tahun ke tahun. Indonesia turut ambil bagian besar dalam kesuksesan kami. Album pertama kami menerima 22 platinum disini. Luar biasa. Selama fans menginginkan kami, kami pasti akan terus kembali”.

Nicky bercerita, 20tahun lalu mereka pun mengadakan konferensi pers seperti ini, melakukan promo dan lain lain. “Namun sekarang Nicky sudah tua,” canda Kian. “Benar, kami semua memasuki usia 40, tapi kami berjanji tidak akan bosan untuk menyanyikan lagu-lagu kami dan menikmati tur ini.”

“Fans di sini sangat antusias sejak tahun 1999, aku perhatikan mereka masih membawa banners dengan tulisan-tulisan untuk kami. Kemarin mereka juga menyalakan lampu dari ponsel mereka dengan warna-warna berbeda untuk setiap kategori bangku. Kami melihat itu dan itu seperti kejutan bagi kami semua,” ungkap Mark.

“Aku post di Instagramku juga,” tambah Kian.

Keinginan mereka untuk tampil di beberapa kota lainnya tentu saja ada hubungannya dengan Shane yang terus mempromosikan Indonesia ke rekan-rekannya di Westlife. Di masa hiatus Westlife, Shane sempat mengunjungi kota-kota besar selain Jakarta saat dirinya sedang tur untuk album solonya.

Shane mengungkap, dirinya sangat senang akhirnya bisa kembali tur bersama Westlife ke Indonesia. Shane merasa mungkin banyak fans di luar Jakarta yang ingin melihat mereka tampil, tetapi tidak bisa ke Jakarta. Jadi menurut Shane, ini kesempatan luar biasa karena mereka akhirnya bisa menghibur fans yang ingin bernostalgia dan mengenang memori-memori indah mereka.

Siapa aja nih sudah dan akan nostalgia bareng Westlife?

Photo: Ron & Ivy

Related posts

Leave a Reply