Trending News

Blog Post

Creativedisc Exclusive Interview with FUR: Fans di Indonesia Sangat Berkomitmen Pada Kami
Artist Interviews

Creativedisc Exclusive Interview with FUR: Fans di Indonesia Sangat Berkomitmen Pada Kami 

FUR mungkin bukan merupakan band sebesar musisi hits lainnya. Tapi, jangan salah! Fansnya di Indonesia sangat banyak! Terbukti dengan datangnya mereka untuk kedua kali di awal November lalu, dalam acara Gudfest. FUR yang terdiri dari 4 orang anggota Murray, Tav, Flynn, dan Josh adalah musisi asal Brighton yang bisa dibilang sedang naik daun. Dengan musik ala tahun 60’an hingga 70’an, FUR berhasil meramu lagu-lagu yang sangat catchy walau didengarkan di masa sekarang. Dengarkan saja, ‘If You Know That I’m Lonely’ yang sudah mencapai 10 juta plays di Spotify. Hal ini membuktikan bahwa FUR, menjadi salah satu band berkarier cemerlang.

Di awal November, Creativedisc mempunyai kesempatan untuk bertemu pertama kali dengan FUR di sebuah café yang ada di bilangan Jakarta Pusat. Dalam interview itu, FUR menjelaskan mereka sangat senang kembali ke Indonesia untuk kedua kalinya, dan ingin kembali ke Indonesia dikarenakan fans mereka sangat loyal. Menunggu di airport saat mereka datang kembali ke Indonesia adalah salah satu hal yang dilakukan fans FUR asal Indonesia. “Padahal, kami tidak pernah memberitahukan penerbangan kami. Bahkan, sampai ada seorang anak laki-laki yang menunggu bersama ibunya selama 7-8 jam hanya untuk menunggu kami di airport. Itu luar biasa sekali,” Jelas Murray.

Menurut mereka, Fans Indonesia mereka adalah fans terbaik yang mereka miliki. Menurut mereka, tidak ada fans lain yang sangat berkomitmen pada FUR selain fans asal Indonesia. “Ada satu fans yang sempat menggambar ibuku dalam kostum katak, aku memang sempat memposting foto bersama ibuku yang sedang memakai kostum katak, dan fans tersebut menggambar ibuku di cat air, memfotonya dengan latar belakang Monas lalu men-tag aku di Instagram. Itu sangat random sekali. Tapi aku suka,” Jelas Murray lagi.

Band dengan musik ala tahun 60 dan 70’an memang makin marak. Dan, ketika FUR ditanya alasan kenapa mereka memilih latar musik tersebut, mereka menjelaskan bahwa musik itulah yang terasa natural dan tepat untuk band ini. “Kami memang menciptakan lagu sesuai dengan apa yang kami suka, jadi kami mulai membuat musik kami ke arah tersebut”, terang Tav.

Dengarkan obrolan lengkap bersama FUR melalui widget di bawah.

Related posts

Leave a Reply