Trending News

Blog Post

CreativeDisc Exclusive Interview with george & Cosmic Boy: Bicara Musik, Kolaborasi Impian, dan Komentar Netizen
CREDIT: Bandwagon Asia
Artist Interviews

CreativeDisc Exclusive Interview with george & Cosmic Boy: Bicara Musik, Kolaborasi Impian, dan Komentar Netizen 

Kalau kamu belum pernah dengar nama george dan Cosmic Boy atau belum pernah dengar musik mereka, mungkin ini saatnya buat cari tahu lebih banyak dan mendengarkan karya-karyanya. Dua musisi Korea Selatan yang kini bernaung di bawah agensi CRAFT AND JUN ini belum lama merilis album kolaborasi mereka yang berjudul “Love In Summer”.

“Love In Summer” merupakan sebuah sajian yang terbilang menarik. Sebab meski judulnya bernuansa musim panas, album ini dirilis saat sudah memasuki musim gugur. Ternyata ada alasan tersendiri kenapa george dan Cosmic Boy memilih judul “Love in Summer” buat EP kolaborasi mereka ini.

“Sebenarnya album ini seharusnya dirilis pada musim panas. Tapi aku berubah pikiran karena aku pikir akan bagus juga kalau orang-orang mendengarkan lagu ini di musim gugur sambil memikirkan kenangan-kenangan musim panas mereka,” kata george dalam sebuah wawancara dengan CreativeDisc belum lama ini.

Cosmic Boy mengamini hal tersebut. Buat pemilik nama asli Lee Jae Jun itu, keputusan untuk menunda perilisan ke musim gugur memberikan sebuah efek yang berbeda buat nuansa dalam albumnya. Lebih spesifik lagi di track terakhir dalam EP Love in Summer ini.

Lagu tersebut juga disebut oleh george dan Cosmic Boy sebagai track yang paling menantang buat dikerjakan. Dalam lagu berjudul ‘used to’ itu, keduanya berkolaborasi dengan penyanyi perempuan youra.

“Kami ingin punya sesuatu yang memberikan efek transisi antara musim panas ke musim gugur. Itulah kenapa nuansa dari track terakhir di album ini, ‘used to’, memberikan nuansa musim gugur itu. Lagu ini juga jadi yang paling sulit untuk diproduksi terutama di bagian chorus. Beruntung teman kami, Spinach, memberi layer dan membangun struktur lagunya jadi lebih baik,” cerita Cosmic Boy.

george dan Cosmic Boy aktif bermusik di jalur hip-hop dan RnB berturut-turut sejak tahun 2016 dan 2018. EP Love in Summer yang dirilis September 2020 lalu ini tentu bukanlah kolaborasi pertama mereka. Sebelumnya, george dan Cosmic Boy sudah pernah juga memproduksi lagu bersama.

Dalam perbincangan george dan Cosmic Boy bersama CreativeDisc, keduanya juga membuka proses kreatif di balik pembuatan EP ini dan memberitahukan sosok penyanyi Korea Selatan yang amat ingin mereka ajak berkolaborasi. Simak wawancara lengkap dengan george dan Cosmic Boy di bawah ini:

Creative Disc (CD): Bisa ceritakan proses kreatif di balik pembuatan album ini? Gimana sih dinamika kalian berdua di studio?
george (G): Kami biasanya bekerja bersama di rumah Cosmic Boy. Buatku ini suasana kerja yang baru tapi sangat nyaman. Jadi aku bisa memproduksi lagu tanpa banyak berpikir atau mengalami kesulitan buat album ini.
Cosmic Boy (CB): Kami tidak banyak berdebat saat bekerja bersama, sangat nyaman. Perbedaan utama antara kami adalah di kecepatan kerja. Kami bekerja dengan tempo yang berbeda, tapi semuanya berujung baik pada akhirnya.

CD: Lagu tersulit yang kalian kerjakan di album ini?
G: Secara pribadi menurutku ‘used to’. Penyanyi youra berduet denganku di lagu ini dan itu cukup menantang.
CB: Ya aku juga setuju. Sempat ada sedikit kendala di bagian chorus tapi teman kami Spinach membuat layer dan membangun struktur lagunya jadi lebih baik, hasilnya pun memuaskan.

CD: Di lagu ‘water’ kalian menyanyikan lirik ‘I need water’, apa sih maksud lirik ini dan apa yang ingin kalian sampaikan lewat lagu ‘water’?
G: Aku mulai menulis lirik lagu ini dari ide bahwa air adalah hal terpenting yang dibutuhkan saat seseorang berada di sebuah gurun. Aku menulis hook lagu ini cukup cepat.
CB: Liriknya keluar begitu saja dari george ketika kami merekam track vokal lagu ini untuk pertama kalinya. Jadi kami mengembangkan ide berdasarkan lirik itu dan berpikir mungkin akan seru kalau lagu ini bercerita tentang hasrat orang akan cinta seperti mencari oasis di gurun. Begitulah tema lagu ‘water’ ini tercipta.

CD: Setelah pH-1, kalian ingin berkolaborasi dengan siapa lagi?
G: Aku sangat ingin berkolaborasi dengan Sung Si Kyung. Aku suka musiknya!
Cosmic Boy: Aku akan sangat senang berkolaborasi dengan BTS, IU, dan BLACKPINK. Aku suka musik mereka.

CD: Apa sih perbedaan musik kalian dengan musisi lain?
G: Kurasa musikku agak berbeda karena aku selalu mencoba genre baru.
CB: Aku mencoba untuk membuat musik yang berwarna dan mencoba bereksperimen dengan genre baru.

CD: Sebagai musisi, ada hal paling tidak terlupakan dengan fans?
G: Di antara banyak pertemuan berharga antara aku dan fans, yang paling berkesan adalah di fanmeeting tahun lalu.
CB: Aku menggelar fanmeeting 2 tahun lalu dan itu adalah yang pertama dan terakhir sejauh ini. Aku menerima banyak surat dan hadiah. Aku merasa benar-benar bersyukur.

CD: Pernah dapat DM dari fans luar Korea di Instagram? Bagaimana kesan mereka terhadap musik kalian?
G: Ya! Aku menerima banyak DM dari pendengar di negara-negara lain. Benar-benar luar biasa rasanya dan aku berterima kasih kepada mereka.
CB: Belakangan ini fans luar negeri sangat tertarik dengan musik Korea. Aku menerima banyak pesan yang berisi dukungan dan cinta buat musikku. Luar biasa dan senang sekali.

CD: Bagaimana kalian menghadapi kritik terhadap musik kalian di media sosial?
G: Aku mencoba berpikir positif pada budaya internet sekarang karena tentu masing-masing punya pengalaman yang berbeda.
CB: Ada orang-orang yang iri di internet tapi tidak semua seperti itu. Kupikir selalu ada orang yang memberikan perasaan negatif. Untuk itu, aku lebih mengapresiasi apa yang aku miliki dan terus bekerja keras buat orang yang menyukai musikku daripada menghabiskan tenaga buat hal-hal negatif.

CD: Bagaimana sih pertama kali kalian suka musik?
G: Aku mulai merasa punya keinginan untuk menciptakan sesuatu ketika aku mulai merasakan emosi-emosi yang berbeda dalam hidup, entah itu besar atau kecil. Sama seperti bagaimana seseorang menulis buku harian buat kenangan-kenangan mereka.
CB: Suatu hari aku menyaksikan video JYP (Park JIn Young) memproduksi lagu Wonder Girls dan itu membuatku ingin jadi produser musik. Sejak itu, aku belajar jadi produser siang malam.

Kamu bisa mendengarkan EP “Love In Summer” di berbagai platform streaming.

Special thanks to Secret Signal!

Related posts

Leave a Reply