CreativeDisc Exclusive Interview with NAQT VANE: Duo Pop Baru Besutan Komposer Superstar Dunia Anime Hiroyuki Sawano

Oleh: luthfi - 12 Oct 2022

Meskipun ia bukanlah seorang pengisi suara (seiyuu)
atau bahkan karakter animenya sendiri nama Hiroyuki Sawano adalah salah satu
nama paling populer dan legendaris di dunia anime. Komposer Jepang
kelahiran 1980 ini populer berkat membuat musik untuk anime hits seperti
Mobile Suit Gundam UC, Ao no Exorcist, Sengoku Basara, Kill la Kill, Nanatsu no
Taizai, Aldnoah Zero, Owari no Seraph, 86 dan tentunya yang melambungkan
namanya sehingga menjadi superstar yaitu Shingeki no Kyojin atau Attack on
Titan. Selain menjadi komposer anime ia juga memproduseri dan membuat
lagu untuk artis Jepang lainnya seperti DEPAPEPE, Aimer, Sukima Switch, Porno
Graffitti, Ado, RIP SLYME, Do As Infinity dan masih banyak lagi.

 

Selain karena membuat musik untuk anime populer
Sawano juga terkenal berkat sound-nya yang khas (dan judul lagu
originalnya yang susah dibaca dan memadukan huruf besar dan kecil). Ia selalu
memainkan sound yang bombastis dan megah dalam waktu bersamaan sehingga
menghasilkan kesan epik dan “wah” di karya yang ia buat. Tetapi di proyek
musiknya dia yang terbaru bernama NAQT VANE ia malah ingin membuat musik pop
yang bernuansa soulful dan alternative R&B (meskipun ia masih
menyelipkan nuansa bombastisnya yang sudah menjadi signature sound miliknya).

 

Ia mengajak seorang vokalis perempuan bernama Harukaze
yang asli dari Jepang tapi bersekolah di Amerika dan mendapatkan gelar di
bidang bisnis musik. “Awalnya ketika aku dipasangkan dengan Sawano kukira
orangnya galak karena di foto publiknya dia gak pernah senyum tapi pas ketemu
ternyata orangnya ngelawak terus pas aku di studio.”, begitulah impresi pertama
Harukaze ketika menemui Sawano pertama kali. Melalui wawancara via Zoom,
Harukaze mengatakan bahwa proyek NAQT VANE ini muncul karena Sawano ingin membuat
lagu yang terdengar western dan tidak terlalu terdengar anime banget
dan itu diwujudkan lewat lagu perdana mereka berjudul “Break Free” dimana vokal
halus Harukaze yang dipengaruhi sound R&B berpadu dengan musik
Sawano yang menghentak dan dipengaruhi dengan sound electro modern,
seperti mendengar lagu Trampoline milik Shaed tetapi dengan intensitas yang
lebih kencang dan bergemuruh. Tema dari lagu ini menurut Harukaze berbicara
tentang kebebasan untuk melakukan hal yang disukai dan tidak pernah menyerah
untuk melakukan hal tersebut walau berbagai tantangan dan cobaan menghadang.
“Lagu ini dibuat untuk orang-orang yang terbebas dari cangkang yang membatasi
berbagai macam kebebasan yang ada di dalam diri seseorang sehingga orang
tersebut bisa bebas melakukan hal yang dia inginkan”, ungkap Harukaze lebih
lanjut.

 

Menurut Harukaze, Sawano belajar banyak dari lagu-lagu
pop luar negeri dan mencoba mengintegrasikannya ke dalam sound NAQT VANE.
“Sawano sebenarnya juga suka musik luar negeri dan dia penggemar berat Dua
Lipa, dia sangat suka dengan sound dari Dua Lipa”, ungkapnya. Ia juga
mengatakan bahwa NAQT VANE akan merilis lagu lebih banyak lagi di masa depan
dengan musik pop yang berbeda dari apa yang dibawakan Sawano sebelumnya. Jujur
nama Sawano masih terlalu kuat sebagai seorang komposer anime, Patut
diperhatikan dan didengar juga nantinya bagaimana Sawano bersama Harukaze
dalam  mengadaptasikan musik pop global
ke dalam musik NAQT VANE.

 

Simak wawancara eksklusif CreativeDisc bersama
Harukaze dari NAQT VANE dimana kami berbicara soal lagu perdananya, tentang
Hiroyuki Sawano yang mempunyai sisi unik, filosofi dari NAQT VANE, dan cerita
tentang sewaktu bekerja di balik layar di manajemen artis sampai sekarang
menjadi artis di depan layar lewat video di bawah ini:


Terima kasih kepada Avex atas wawancaranya

Tags: ,

Author

luthfi

More from Creative Disc