izmir escort bayan
Trending News

Blog Post

bodrum escort
Behind The Music: Max Martin
Behind The Music

Behind The Music: Max Martin 

Image and video hosting by TinyPicHe is Martin Karl Sandberg, produser musik pop asal Swedia. Dirinya yang lebih dikenal dengan nama Max Martin pada awalnya bukanlah orang yang memang niat banget untuk jadi penulis lagu ataupun produser musik. Siapa bisa nyangka kalau Max yang kelahiran 26 Pebruari 1971 ini dulunya adalah vokalis untuk band yang beraliran metal, It’s Alive. Itu dilakuinnya kurang lebih sepuluh tahun, sejak tahun 1985. Dan kebetulan produser rekaman mereka, Denniz Pop merasa kalau si rocker asal Stockholm ini punya bakat luar biasa dalam menulis lagu. Dan dimulailah karir di belakang layar baginya. Beruntung dirinya dimentori seorang Denniz Pop, yang memang sudah punya nama dalam industri musik di Swedia sana. Dirinya pemilik label rekaman Cheiron Records, di bawah perusahaan besar BMG. Awal-awal karirnya dimulai dengan pengerjaan proyek musik untuk pendatang baru Rednex, berikut nama-nama lain yang udah ngetop duluan, kayak 3T, Army Of Lovers, Leila K, dan tak ketinggalan Ace Of Base. Album “The Bridge” yang merupakan album kedua grup berisikan 4 personel itu melibatkan Max dalam proses produksinya. Saat-saat yang sibuk ini menyita perhatian penuh Max, hingga akhirnya berhenti dari kegiatan nge-band di tahun 1995, dan fokus penuh pada kerjaan barunya ini.

Image and video hosting by TinyPicSaat Cherion join dengan label grup Zomba, saat itu pula sayap semakin terkembang. Nama boyband Backstreet Boys yang kala itu adalah pendatang baru di industri musik, dan menjadikan mereka happening adalah suatu tantangan. Adalah album debut “Backstreet Boys” yang dikerjakan pada tahun 1995. Max menulis hit ‘Quit Playing Games (With My Heart)’ dan ‘We’ve Got It Going On’ sekaligus memproduksi album tersebut. Hasil yang diraih? Sukses besar! Tidak hanya di Swedia, bahkan Eropa, hingga akhirnya pihak label memutuskan untuk melakukan perilisan album ini di Amerika Serikat pada tahun 1997, dan hasilnya juga sangat memuaskan. Backstreet Boys adalah produk sukses Max. Tak puas dengan satu, dia buat proyek lain, yaitu debut album Robyn, “Robyn Is Here”. Lagu ‘Show Me Love’, salah satu hit terpopuler Robyn masuk dalam Top 10 Billboard Hot 100. It’s fantastic! Dengan modal sukses yang mendunia, Max Martin pun semakin kebanjiran proyek. Kesibukannya antara lain merampungkan artis-artis baru di dunia pop. Boyband Five contohnya. Album “5ive” melibatkan Max Martin, sebelum akhirnya penanganan album selanjutnya boyband tersebut dikerjakan oleh Simon Cowell. Kemudian Jessica Folcker, solois cewek yang punya hubungan spesial dengan Denniz Pop ini merilis debut albumnya “Jessica” yang melahirkan hit ‘How Will I Know Who You Are’. Selain itu, rasanya para artis pop enggak sah kalau enggak berhasil nyanyi lagu karya Max Martin. Ini beberapa nama yang juga punya lagu hasil sentuhan mejik Max. Girlband Solid Harmonie, Bryan Adams, Gary Barlow, dan ‘NSync.

Image and video hosting by TinyPicMax masih menangani album BSB yang semakin menguatkan sound pop khas yang easy listening, kayak ‘As Long As You Love Me’ dan ‘10.000 Promises’ dari album “Backstreet’s Back”. Di akhir milenium kedua, album terbaik boyband yang beranggotakan 5 orang tersebut dirilis. “Millennium” menjadi album dengan penjualan terbaik saat itu, sebelum dikalahkan dengan angka yang dicetak oleh boyband lain, ‘NSync. Enggak ada yang enggak kenal dengan lagu ‘I Want It That Way’ yang nge-hits banget! Masih dari tahun yang sama, Max mengerjakan debut Britney Spears yang enggak tanggung-tanggung suksesnya. ‘Baby One More Time’ menguasai dunia, menjadi lagu bubblegum pop terpopuler yang pernah ada. Sepeninggal rekan sekaligus mentornya, Denniz Pop, yang meninggal dunia akibat kanker, Max mengambil alih perusahan Cherion dan meneruskan kerjanya. Max Martin berada di puncak karirnya. Dan berkat suksesnya lagu-lagu tersebut di atas, salah satu penghargaan terbesar dalam pencapaiannya dalam industri musik diterimanya. Adalah ASCAP Awards, sebagai Songwriter of the Year di tahun 1999. Menjadikannya non-warga Amerika pertama yang memperoleh gelar tersebut. Max Martin masih terus memproduksi rekaman untuk Backstreet Boys dan Britney Spears. “Black & Blue” untuk BSB dan “Oops! I Did It Again!” untuk Britney Spears. Ini semua masih dikerjakan di studio Cherion.

Daftar artis yang kerjasama dengannya semakin panjang, selain tetap mengerjakan proyek untuk artis-artis yang sebelumnya sudah kerja bareng. Westlife, Bon Jovi, Def Leppard, hingga Celine Dion. Dirinya juga membantu usaha solo Nick Carter di album “Now Or Never”. Nama Max setelah Denniz Pop tiada, sering bersanding dengan Rami, Andreas Carlsson, dan Kristian Lundin. Berkat kerja kerasnya ini, dia mempertahankan penghargaan Songwriter of the Year untuk tahun 2000 dan 2001 dari ASCAP, menjadikannya nama pertama yang memperoleh gelar tersebut dalam 3 tahun berturut. Namun dengan kesuksesan ini Max merasa studio Cherion sebagai tempat terciptanya hits musik pop harus berhenti bersama kepergian sang creator. Maka bersama Tom Talomaa dirinya mendirikan perusahaan lain yang dikasih nama Maratone. Disini dia memperluas jaringan kerjasama, antara lain dengan Per Magnuson, Kristian Lundin, dan Andreas Carlsson. Makanya enggak heran dalam credit untuk lagu-lagu ciptaannya, nama Max Martin enggak jauh-jauh bersanding dengan nama-nama tersebut. Selain mereka, Rami pun sering nulis bareng Max.

Dalam era ini, Max terus mempertahankan kerjasamanya dengan Britney Spears dan Backstreet Boys, juga semakin banyak menulis dan memproduseri lagu untuk Celine Dion. Namun, gaya khas musik yang dikreasikannya mulai kehilangan ciri. Bukan berarti enggak easy listening lagi, hanya saja kadar corak khas “made by Max Matin” nya berkurang. Tapi itu enggak memudarkan semangatnya untuk terus berkarya. Nyatanya, semakin banyak yang ingin menyanyikan lagunya. Kayak A-ha, Darin, Ana Johnsson, The Veronicas, dan juga percobaan solo dari mantan M2M, Marion Raven juga mantan O-Town, Ashley Parker Angel. Beberapa kerjanya yang stand out adalah saat memproduksi lagu untuk album kedua pemenang American Idol, Kelly Clarkson. Album “Breakaway” yang kemudian dinobatkan sebagai album tersukses Kelly tersebut punya lagu-lagu Max, ‘Since U Been Gone’ dan ‘Behind These Hazel Eyes’. Keduanya pun melibatkan Lukaz Gottwald alias Dr. Luke. Nah, nama ini pun membuat arahan musik pop Max ke arah yang lebih bervariasi. Bumbu rock dan juga dance semakin kuat mempengaruhi musik pop-nya. Nama-nama lain yang juga sempat membuat Max Martin muncul dalam credit title album mereka adalah Pink, Bo Bice, Kelis, Avril Lavigne, Shayne Ward, James Blunt, Daughtry, Katy Perry, Simple Plan, Cyndi Lauper, Sugababes, Vanessa Hudgeons, dan Leona Lewis.

Max Martin pun kerap bekerjasama dengan Shellback dalam menciptakan lagu. Banyak karja mereka berdua yang muncul di album “Funhouse” milik Pink, salah satunya adalah lagu nomor #1 ‘So What’. Lalu saat Britney Spears mengungkapkan keinginan untuk melakukan sesuatu di luar pop untuk musiknya, Max tidak lagi dilibatkan dalam pengerjaan album Britney. Tapi kemudian, Princess Pop tersebut mengajak Max untuk reuni dalam album “Circus”, dan hasilnya cukup memuaskan. Tapi gebrakan terheboh ketika Britney merilis single ‘3’ untuk album kompilasinya. Lagu ini debut di posisi puncak Billboard Hot 100. Selain itu, berkat lagu ciptaannya, ‘Whataya Want From Me’, Adam Lambert berhasil meraih posisi 10 besar di Billboard Hot 100 sekaligus menjadi unggulan untuk Grammy tahun ini. Dan Max terus berkarya untuk artis-artis lain, seperti Carrie Underwood, Ke$ha, Allison Iraheta, Taio Cruz, Usher, dan juga T.I. Apa selanjutnya bagi Max? Dirinya baru-baru saja sukses mengantarkan single terbaru Britney Spears, ‘Hold It Against Me’, sekaligus dikabarkan untuk melanjutkan kerjasama mereka dalam album terbaru Britney. It’s a crazy successful world for Max Martin, and it doesn’t show a sign of stopping!

Official Website Max Martin

(Ai Hasibuan / CreativeDisc Contributors)

Pengen tahu karyanya Max Martin apa aja? Baca disini

Single produksi Max Martin mana yang paling kamu suka?

Related posts

22 Comments

  1. Yudh4_D_bl4ck0uT

    Ya ampun… Banyak bener artis yank pernah ditanganin cowok ini….
    Mulai yang super duper terkenal sampe.. Siapa aja tuh???
    #stidaknya saya tidak kenal sebagian nama diatas hooohohohoh

    Btw… Owh .. Itu toh sosoknya….
    Baru tauk saiyah….
    Foto di depan yank ada hiu… Kesannya sdikit menyeramkan… Kek mau dimakan saja hiiiiii!!!

  2. rulz

    lagu favorite dr max ya since u been gone.
    tp yg lainnya jg suka, kyk behind these hazel eyes, my lofe would suck without you, baby one more time dan yg terakhir adlh what the hell

  3. Andre

    Mmm pantes Kelly Clarkson jauh2 ke swedia buat bikin album breakway saat itu, ternyata hometownnya max martin. Kirain swedia mau datengin si chental K. Ternyata max martin. Hohohohohhoho.
    Tp dialbum ke 5 KC tidak tersebut pun nama max martin ‘kayanya’.. (-???-? ?–???? ) (-???-? ?–???? )

    Ps : bener kan ditwitter kmrn, kalo kaga dr luke ya max martin yg dibahas. Hehehehe

  4. fe

    wow, satu informasi yang cukup kerennn…

    baru lihat wajah max martin sekarang, kirain orang2 negro, eh ternyata orang bule beneran..

    salut buat karya2 max martin..

    terima kasih Ai untuk infonya…

  5. TegarWiguna

    BACANYA SAMPAI MERINDING, saya udah nunggu banget CD review favorit songwriter n producer music saya ini, Thankzzz bgt. Kalo bleh ngasih list fave q
    – if i had you
    – hold it against me
    – so what
    – whataya want from me
    – i got you
    – don’t go knock my door
    – baby one more time dan masih banyak lagiiii. Intinya apa pun karya Max Martin Pasti AJAIB!

  6. hendra

    one of the best song writer and producer in the world
    gak ada yg bisa menahan utk tidak suka dgn karya max martin hahahhaa

  7. David Hidayat

    “…berikut nama-nama lain yang udah ngetop duluan, kayak 3T, Army Of Lovers, Leila K,…”

    3T sempat masuk chart gue dg lagu “Didn’t mean to hurt you” dari OST film anak-anak ‘Free Willy’

    Army of Lovers sempat masuk chart gue dg lagu “La Plage de Saint Tropez” awal tahun 90-an

    Leila K lagunya “Got to get” akhir 1988. Ngga gitu enak.

    Thanks infonya bang Ai 🙂

  8. Edwin

    kyk nya max martin akan tetap exis dan komersil di dunia musik

  9. mariana

    oh itu toh yang namanya Max Martin :O

  10. dimaz_syah

    dari dulu jg udah tau mukanya,, coba cari dimanapun anda berada,, foto selain ini pasti gak ada. satu lagi gayanya duduk.. dgn baju yg sama, rambut yg sama dan background yg sama..

    *koq jd bahass foto 😀

  11. dimaz_syah

    Bulan depan Stargate,, catet!!..

  12. Yubi

    Kapan bang max bikinin gw lagu wkwkwkw *mimpi disiang bolong*
    ai Mantap reviewnya…

  13. rooney

    wow… gak nyangka lagu HOW WILL I KNOW WHO YOU ARE… hasil tangan dia juga… suka banget dengan lagu ini.. tapi sayang Jessica Folker udah gak kedengaran.. padahal suaranya jawara banget

  14. rooney

    Leila K itu apakah Leila Kailif?? yang nyanyi lagu Shakepaer In Love?

  15. jojon

    gue suka smua lagu yg dia tangani tuk avril n kelly! Hasilnya? Memuaskan!

  16. muj

    peluk hangat om MArtin, 🙂

    btw bubblegum pop artinya apa yah?

  17. ilow mpow

    hmm..
    MAX MARTIN = AWESOME
    jago kalo bikin single..
    behind these hazel eyes,,
    ow max martin ya baru tau hihihii

    bang ai reviewnya keren ilow suka :))

  18. ilow mpow

    hag ? hungover juga ya
    tambah seneng

  19. myseno

    Wah salut buat om Max!!! Pengen punya ‘bakat’ kayak dia 😀 Masih muda, sukses, keuangan aman pula..xixixi

  20. dila

    ow…
    aku tw denniz pop,, nama’a terpampang d layar awal vidklip lawas BSB – show me the meaning of being lonely..
    kyak’a vidklip itu bwt denniz pop yg mninggal..

    wadohh..
    slaim max, songwriter/producer lain yg aku suka itu mas Ryan tedder n RedOne..

  21. ilow mpow

    ryan tedder the best songwriter too

  22. pink

    Yeay! Max Martin is one of the best songwriter with Shellback they create amazing single ‘Raise Your Glass’ and ‘F***kin’ perfect’!

Leave a Reply

Required fields are marked *

Entsorgung Berlin