Trending News

Blog Post

Behind The Music: Dr. Luke
Behind The Music

Behind The Music: Dr. Luke 

Bagaimana menapaki perjalanan menuju puncak kesuksesan bagi seorang Lukasz Gottwald alias Dr. Luke adalah sesuatu yang cukup unik. Dirinya kini dikenal sebagai salah satu produser dan penulis lagu terhandal era sekarang, mencetak hits setiap tahun, dan menjadikan artis-artis yang menyanyikan lagunya sebagai artis terlaris di tahun tersebut. Luke lahir di Westerly, Rhode Island pada 26 September 1973 dari ayah seorang arsitek dan ibu desainer interior. Background yang memang agak jauh dari musik, tapi inilah kenyataannya. Luke sebenarnya ingin menjadi pemain drum, tapi orang tuanya melarang sehingga dirinya hanya bisa bermain gitar di rumahnya. Itupun gitar milik sang kakak. Dan keteguhannya belajar bermain gitar otodidak. Musik yang didengarkannya saat remaja adalah musik rock yang kemudian mengantarkannya menjadi pemain band.

Enggak secepat itu dia bisa gabung di sebuah band. Karena di masa-masa remajanya, Luke ini bandel banget. Dia langganan DO di sekolahan karena mengedarkan narkoba. Ck ck ck. Syukurlah musik menjadi pelariannya yang sempurna, membawanya ke hal positif dalam menjalani hidup. Saat usianya menginjak angka 24, dia audisi untuk band pengiring acara televisi Saturday Night Live, dan dia memenangkan posisi sebagai gitaris di band tersebut. Enggak tanggung-tanggung, kerjaan ini dijabaninnya sampai kurang lebih 10 tahun. Dan dalam rentang waktu tersebut, dia sebagai gitaris bermain untuk Herbie Hancock, Michael Bolton, Phoebe Snow, Jack McDuff, dan Shabba Ranks. Enggak cukup disitu, dia suka menantang dirinya untuk hal-hal yang lebih menarik, seperti mengerjakan remix. Untuk yang satu ini, dia jadi tertarik sama musik hip-hop, sekaligus mempunyai kerjaan baru sebagai seorang disc jokey.

Nge-DJ membuatnya punya ketertarikan dengan house music. Nah, sejauh ini kita sudah mengantongi musik rock, hip-hop, dan dance house music sebagai ciri bermusiknya. Dan itu bertambah ke arah pop saat dirinya bertemu dengan Max Martin. Pekerjaannya di SNL ditinggal, dan kerjaan barunya sebagai penulis lagu dan produser musik dimulai. Membuka dua publishing company; Where Da Kasz At Music dan Kasz Money Publishing adalah tahap awal, dimana dia bekerja di bawah naungan RCA Records. Awal karirnya adalah kemunculan di album “Breakaway” milik Kelly Clarkson dan “Never Gone” milik Backstreet Boys. Keren banget ga sih saat melihat lagu ‘Since U Been Gone’ nangkring di chart Billboard dan juga menghadiahi Kelly Grammy pertamanya? Disitulah nama Luke menanjak. Dia semakin banyak menulis untuk semakin banyak nama artis. Marion Raven, Bo Bice, Pink, Kelis, dan juga Daughtry. Tak ketinggalan Paris Hilton, dimana lagu ciptaan Luke ‘Nothing In This World’ dirilisnya sebagai single ketiga dari album debut “Paris”.

It’s crazy! Hampir setiap lagu yang diciptakan dan/atau diproduseri olehnya langganan menjadi hit! ‘Keep Holding On’ dan ‘Girlfiend’ dari Avril Lavigne, ‘About You Now’ dari Sugababes, ‘I Kissed A Girl’ dan ‘Hot N Cold’ dari Katy Perry. Massive! Mendapat posisi bagus di chart, dan sebagai hit terbesar artis-artis itu juga. Semakin tahun hit-nya semakin bertambah. ‘My Life Would Suck Without You’ yang hingga saat ini tercatat sebagai the biggest leap to #1 di chart Billboard Hot 100 Singles adalah berkat keajaibannya. Selain itu, dia juga punya lagu nomor 1 untuk Flo Rida ‘Right Round’ dimana Luke mulai memperkenalkan Ke$ha sebagai artis asuhannya. Setelah bareng Flo, Ke$ha juga dipasangkand engan Pitbull dan Taio Cruz, yang memungkinkan menaikkan namanya. Sehingga saat Ke$ha diperkenalkan solo dengan ‘TiK ToK’, publik langsung kasih sambutan positif dan lagu tersebut pun dinobatkan sebagai lagu nomor 1 di chart akhir tahun Billboard.

Bersama Max Martin, mereka mewujudkan dream team of today’s hits maker. Mereka ada di balik sukses ‘Hold It Against Me’ milik Britney Spears dan ‘We R Who We R’ milik Ke$ha yang keduanya dengan fantastis debut di posisi puncak Billboard Hot 100 Singles. Jempol untuk tim ini. Juga Luke meng-advance taji Katy Perry di album “Teenage Dream” dengan mengantarkan istri Russell Brand itu menuai sukses lewat single-single-nya; ‘California Gurls’, ‘Teenage Dream’, dan ‘E.T.’ ke posisi 1 di chart, dan bisa jadi aroma sukses itu membaui single kelima Katy dari album keduanya ‘Last Friday Night (TGIF)’ untuk mengecap kesuksesan serupa dalam waktu dekat. Selain itu, Luke juga membantu keberadaan Jessie J sebagai penulis lagu sekaligus performer, dengan membantunya menulis lagu ‘Party In The USA’ yang hingga saat ini menjadi lagu terbaik milik Miley Cyrus, juga memperkenalkan Jessie J ke jagad pertarungan musik internasional untuk debut ‘Price Tag’.

Di ajang Grammy tahun ini, dirinya mendapatkan unggulan sebagai Producer Of The Year, Non Classical, berikut album “Teenage Dream” milik Katy Perry yang diunggulkan untuk kategori Album Of The Year. Dan di akhir tahun 2010 dia masuk dalam daftar Top 10 Producers of the Decade. Ini semua berkat kejayaan lagu-lagu hasil kreasinya, yang kalau dikumpulkan ada sekitar 21 buah yang masuk dalam Top 40 di Billboard Hot 100. Plus, di ASCAP Pop Music Awards yang diselenggarakan pada 27 April yang lalu, dirinya terpilih sebagai Songwriter of the Year bersama Max Martin juga. Sebagai apresiasi atas pencapaian yang diperolehnya lewat single-single seperti ‘California Gurls’, ‘Teenage Dream’, ‘TiK ToK’, ‘Dynamite’, dan juga ‘Party In The USA’. Secara keseluruhan, Dr. Luke is HOT!

Pengen tahu karyanya Dr.Luke apa aja? Baca disini.

Dr.Luke MySpace

(Ai Hasibuan / CreativeDisc Contributor)

Related posts

Leave a Reply