Trending News

Blog Post

Time Tunnel: Indecent Obsession
Time Tunnel

Time Tunnel: Indecent Obsession 

PhotobucketAwal Karir
Buat kalian yang sempat menikmati masa-masa musik tahun 90’an, pasti sudah tidak asing dengan band yang satu ini, Indecent Obsession (IO), yang dibentuk di Australia tahun 1987, di Brisbane tepatnya dengan aliran musik pop rock. Sebagai grup band pada saat itu, IO sudah diberi stereotip (image) kalau album mereka ditujukan untuk ABG yang kebanyakan perempuan, sehingga membuat IO keberatan, karena image tersebut dapat merusak kredibilitas mereka sebagai musisi pada setiap anggotanya. Pada masa ini IO digawangi oleh David Dixon (vocal), Andrew Coyne (gitar), Michael Szumowski (keyboard),dan Daryl Sims (drum).

The Album
Merilis album pertama self titled-nya sendiri “Indecent Obsession”, IO menandatangani kontrak rekaman pertamanya dengan Musisi Australia, Molly Meldrum ini di bawah label Melodian dengan menelurkan beberapa hits yang cukup sukses di Australia seperti “Say Goodbye” yang berhasil masuk ke posisi 10 Australian Top 10 pada bulan Agustus 1989. Dilanjutkan dengan single keduanya, “Tell Me Something” yang tidak begitu mengecewakan meski hanya sampai di posisi 17. Tetapi yang cukup mengejutkan “Tell Me Something” diputar di radio-radio Amerika pada awal tahun 1990, dan mencapai posisi 31 chart di Amerika tanpa direncanakan sebelumnya dan membuat IO merilis album ulang pertamanya di US untuk pertama kali dan mencapai posisi 148 pada top 200 album Billboard pada tahun yang sama.

Berlanjut pada album kedua, “Indio” semakin membuat IO menjadi dewasa dan matang dengan lirik yang lebih padat. Menampilkan single “Indio” yang sangat asik sejauh pemgamatan saya, ditambah dengan single ballad “Whispers In The Dark” yang sangat memorable. Album ini dirilis di Indonesia pada tahun 1992, dan membuat IO menjadi semakin laris, ditambah lagu lain seperti “Kiss Me”, “Rebel With A Cause”, dan “Gentlemen Style” hmm sangat luar biasa untuk ukuran band pada saat itu.

Album Terakhir
Rupanya pada masa ini, visi anggota yang satu dengan yang lain tidak berjalan seiringan. Pada Album terakhir “Relativity”, Richard Hennassey menggantikan David Dixon pada tahun 1994 sebagai vokalis utama, ditambah hengkangnya Andrew Coyne. Meski tidak sesukses “Indio”, namun banyak single yang menjadi hits dan sangat berkesan sampai saat ini seperti “Lady Rain” yang membuat siapapun yang mendengarkan, pasti teringat IO, ditambah dengan “Fixing A Broken Heart” yang dibawakan dengan penyanyi Jepang, Mari Hamada, dan “One Bad Dream”. Setelah album “Relativity”, IO merilis album kompilasi terbaiknya. Sebagai pengingat, pada masa ini personil yang masih tersisa yakni Michael Szumowski (keyboard), Daryl Sims (drum), dan dua tambahan musisi baru disamping vokalis yakni Mark Gray (bass) dan Graham Kearns (gitar) yang hadir saat perilisan album “Relativity”.

Bubar dan Aktivitas Personil
Vokalis utama sebelumnya David Dixon meninggalkan IO pada tahun 1992 untuk mencoba kemampuannya berakting sebagai Joseph dengan tema “Joseph and the Amazing Technicolor Dreamcoat”. David juga merekam single solonya “Faith, Love & Understanding”, namun kurang mendapatkan tanggapan, dan kembali melanjutakan akting sebagai ‘Marius’ dalam “Les Miserables”, dan tampil pada “Smokey Joes Cafe”. Sedangkan Michael Szumowski lebih fokus memproduseri penyanyi Australia seperti group Cherry dan Bardot, Australian Idols Guy Sebastian, Shannon Noll dan Kate DeAraugo, serta Disco Montego dan Thirstee. Daryl Sims masih aktif pada salah satu band alternative Australia Vapourware, Insurge and Primary, dan sang gitaris Andrew Coyne mengisi posisi gitar dan mengikuti serangakaian tur bersama Tommy Page di US. Sedangkan yang lain masih belum jelas keberadaannya. Meski sudah bubar, namun lagu-lagu dari Indecent Obsession ini masih memiliki tempat di hati penggemarnya tersendiri, termasuk saya. (Joe Ari Shasta / CreativeDisc Contributors)

Albums:
Indecent Obsession (1988)
Indio (1992)
Relativity (1994)

Related posts

Leave a Reply