Trending News

Blog Post

American Idol 12 Top 8 – Motown Week
American Idol

American Idol 12 Top 8 – Motown Week 

Motown Week adalah tema wajib yang nyaris ada di setiap season American Idol. Tahun ini wilayahnya spesifik, Detroit, where the ‘Motown’ began, dengan bantuan mentor tamu dari Smokey Robinson dan juga Jimmy Iovine tentunya. Minggu ini di recap AI 12 Top 8, saya tidak sendiri, ada Ai Hasibuan, your regular American Idol/Creative Disc contributor & Pepi Prapto, an occasional contributor on Creative Disc, like me, bergabung mengomentari peserta AI tahun ini.

1. Candice Glover – I Heard It Through The Grapevine
Keith setuju dengan Jimmy bahwa Candice selalu menaikkan standarnya dan menyebutnya performance terbaik Candice sejauh ini. Nicki suka Candice menunjukkan sisi rock-blues dan menurut Randy, penampilan Candice effortless. Mariah ingin mendengarkan ‘that thing that Candice do that she knows how to do‘.
Rio: Candice can never go wrong for me. Atraksi vokal-nya bagus, pilihan lagunya keren. Saya pun setuju dengan Mariah, ingin kembali mendengarkan Candice versi ‘churchy jazz’. #teamCandice.
Pepi: Seperti biasa Candice selalu prima dari segi vokal, tapi kali ini semuanya mudah tertebak, tidak ada kejutan dan cenderung boring. Entah karena dia bermain aman atau lagunya yang terlalu mudah untuk dinyanyikan.
Ai: I love Motown. It’s about the sound. Dan I Heard It Through The Grapevine adalah salah satu favoritku. Candice tak ada masalah dengan teknik, tapi sepertinya dia punya masalah dengan men-channel-kan diri dengan sound Motown dalam lagu ini. I don’t like it.

Janelle & Kree berduet di group performance pertama, membawakan Like A Prayer. Dari duet ini, menurut Nicki Kree seperti superstar yang berduet dengan Janelle yang kontestan Idol. Kree outshines Janelle. Namun menurut Randy, Mariah & Keith keduanya berbagi spotlight dan saling mendukung penampilan masing-masing.
Rio: Just because they’re country tidak berarti mereka cocok menyanyi bersama. Biasa banget.
Pepi: Dari genre yang sama, country, mau tak mau pasti akan ada perbandingan antara Kree & Janelle. Sementara Kree terlihat santai sepanjang lagu, Janelle malah terlalu berusaha. High note terakhir dari Kree semakin membuat penutup dan pelengkap ‘dominasi’-nya terhadap Janelle. Btw, saya suka komentar positif Mariah Carey di segmen ini.
Ai: Biasanya aku tak begitu suka penampilan kolaborasi yang diletakkan di antara kompetisi, tapi ini adalah sebuah pengecualian. Senang mendengar Kree mengaku versi mereka diambil dari Jennifer Nettles, bukan ngeklaim versi sendiri. Dan mengapa komentar para juri ini membandingkan kedua kontestan ini? Dan mengapa begitu serius ketika mengomentarinya? Bukankah penampilan ini just for fun? Ah!

2. Lazaro Arbos – For Once In My Life
Menurut Randy, penampilan Lazaro lebih baik dibanding minggu lalu, sementara Mariah menyukai pilihan lagu Lazaro yang lebih pas dengan karakter vokalnya. Keith menyatakan nasihat dari Smokey Robinson sangat baik untuk penampilan Lazaro kali ini. Nicki juga memuji Lazaro kali ini.
Rio: Mungkin ini cover version ter’lemah’ lagu ini. Lagu klasik ini seharusnya dibawakan dengan passionate. Lazaro menyanyikannya terlalu biasa, tidak ada feel-nya, but at least tidak off-key seperti minggu sebelumnya.
Pepi: Ini penampilan terbaik Lazaro di babak final, pitch yang lumayan baik dan aksi panggung yang tidak segelisah minggu lalu. Tapi jika dibanding finalis lainnya, secara vokal masih ketinggalan jauh, namun mengingat fanbase yang kuat, saya rasa dia masih akan bertahan.
Ai: Pertanyaan pertama, bagaimana pria ini bisa bertahan hingga Top 3 Guys? Cara bernyanyinya canggung, dia terlihat lebih nyaman saat memasuki bagian kedua lagunya, dan dia tidak memiliki keistimewaan sedikitpun.

3. Janelle Arthur – Keep Me Hangin’ On
“Janelle at her finest”, begitu menurut Mariah. Keith menyukai aransemen versi Janelle ini. Nicki meenyarankan Janelle untuk memperhatikan pitch-nya, dan Randy mengomentarinya dengan ‘in it to win it’.
Rio: Walaupun menurut saya aransemen asli lagu ini tidak bisa diganggu gugat, tapi Janelle membuktikan dirinya adalah seorang ‘artist’. Janelle’s version is good, still, tapi cita rasa timeless-nya lagu ini hilang dengan aransemen yang berubah.
Pepi: Mungkin Janelle sadar kelemahan dia adalah susah menjangkau nada tinggi, maka dia harus memutar otak untuk tampil cemerlang, seperti yang dia lakukan di Top 8 ini. Bagus, cuma sedikit mengingatkan saya dengan penampilan Brooke White – Love Is A Battlefield.
Ai: Mungkin Janelle adalah idola pertamaku disini. Ia menyajikan versi dramatis untuk lagu The Supremes ini. So, drama over Motown. It works.

4. Devin Velez – The Tracks Of My Tears
Keith menyarankan Devin untuk tidak terlalu memikirkan penampilannya karena ‘Devin got style’. Nicki menyukai lagu ini dan memuji penampilan Devin. Randy menyukai teknik falseto dan performance-nya sementara Mariah menyebut Devin flawless malam ini dan berharap penonton mengerti bagusnya Devin malam ini.
Rio: It’s a good performance, vokal-nya Devin keren, tapi saya tidak terlalu suka dengan falseto yang terlalu banyak. Setelah Paul Jolley hilang, sekarang justru Devin yang makin ‘plain’ menurut saya.
Pepi: Penampilan Devin terbaik dari segi vokal namun tidak ada yang spesial, satu hal yang cukup mencuri perhatian adalah falset di akhir lagu. Semoga dia tidak masuk bottom two lagi.
Ai: Ini idola berikutnya. Sepertinya Devin mulai membentuk kompetisi ini dalam tingkat kesengitan yang meningkat. Amazing vocal, great performance.

Penampilan selanjutnya adalah trio Amber – Angie – Candice performing The Supremes’ I’m Gonna Make You Love Me mendapat standing O dari juri. #POW dan A+mazing dari Mariah.
Rio: This is a very great number, harmoni vokal mereka terdengar bagus, dan masing-masing memberikan ciri khas mereka. Menurut saya Angie adalah ‘Diana’-nya trio ini.
Pepi: Penampilan yang solid dari tiga vokal terkuat di season ini, awalnya agak ragu apakah Angie bisa mengimbangi sisi ‘motown’ Candice & Amber, tapi ternyata bisa.
Ai: Okay, diriku yang ga suka kolaborasi kembali. Penampilan ini membosankan, komentar para juri mubazir dan buang-buang waktu.

5. Burnell Taylor – My Cherie Amour
Menurut Nicki penampilan Burnell menarik dan ‘artsy’. Randy menyebut Burnell fabulous dan menyukai pemilihan lagu dan pendekatannya terhadap lagu ini, another ‘in it to win it’. Mariah menyukai Burnell yang memberikan rasa modern di lagu ini. Keith memberikan standing O untuk Burnell dan menyebutnya ‘original’.
Rio: Suaranya Burnell ini sangat komersil dan ‘masa kini’. Motown adalah ‘dunia’-nya Burnell, namun saya lebih menantikan Burnell mencoba menyanyikan genre urban soul atau kontemporer R&B. His voice fits well in that genre, I think.
Pepi: Dari awal saya kurang setuju dengan komentar originalitas dari Burnell, karena semakin lama dia terdengar mirip John Legend. Burnell kurang bisa membawakan lagu ini, part ‘La la la’ terdengar kasar dan saya terganggu dengan gerakan tangan sepanjang lagu. Tapi penampilan ini lebih baik dibandingkan Let It Be minggu lalu.
Ai: Let me make it simple. I hate the performance, I hate the voice. Kuharap Bradley Cooper datang dan menghentikan penampilan ini!

6. Angie Miller – Shop Around
Menurut Randy kali ini Angie terdengar pitchy dan cenderung aneh. Mariah cenderung ingin melihat Angie pada Motown week ini bernyanyi I’ll Be There dengan piano. Menurut Keith melodi lagunya tidak selaras dengan vokal Angie. Dan Nicki mengkritik Angie untuk tidak terlalu memaksakan menunjukkan berbagai sisi-nya dan kembali ke ‘the real Angie’.
Rio: Seperti penyanyi sekolah yang tampil di pensi sekolahnya sendiri, memaksakan untuk ‘having fun’ biar keliatan keren. Good effort but better luck next time, Angie.
Pepi: Akhirnya Angie menyanyikan lagu bertempo cepat dan sayangnya dia terlihat keteteran dan pitchy. Tapi menyenangkan melihat aksi panggungnya yang dinamis mengelilingi panggung dan keputusan beresiko tinggi Angie untuk tampil diluar kebiasaan ini patut dihargai.
Ai: A untuk kepercayaan diri, E untuk antisipasi lupa lirik. Jessica Sierra dari season 4 jauh lebih baik dibanding Angie untuk Shop Around.


7. Amber Holcomb – Lately
Standing ovation dari para juri untuk Amber. Menurut Mariah penampilan Amber kali ini adalah Tour de Force yang disetujui Keith. Nicki menyebut Amber spesial dan kembali percaya diri. Menurut Randy penampilan Amber ini adalah best vocal of the night.
Rio: Amber ini komersil, looks like a superstar, great voice. Tapi menurut saya dia ‘feel’-nya kurang saat bernyanyi. Malam ini sedikit lebih oke feel-nya, mungkin terbantu dengan dinamika lagu yang pas dan vocal run yang juga oke. Tapi menurut saya not a standing-O-worthy yet.
Pepi: Saya suka dengan kemampuan Amber yang mengambil nada-nada yang tidak biasa secara effortless seperti di My Funny Valentine, hal itu terjadi lagi di Lately. Bagaimana dengan strategi aman di paruh pertama dan ‘boom’ di paruh terakhir? Memang layak untuk mendapat standing ovation.
Ai: Beberapa eksekusinya yang tak sejalan dengan melodi terdengar inovatif, tapi kebanyakan malah membuat lagunya menjadi asing. Dan, standing ovation juri menurutku berlebihan.

Group performance terakhir adalah Devin – Burnell – Lazaro tidak tampil dengan baik menyanyikan I Can’t Help Myself (Sugar Pie Honey Bunch), bahkan Nicki menyebut penampilan ini seperti Hollywood Week group round yang tidak bagus bahkan ‘diusir’ oleh Nicki dari panggung.
Rio: Sepanjang performance mereka berasa off banget. And the bitchy banter between them is probably the best moment of the night. LOL.
Pepi: Lazaro yang lupa lirik dan penampilan yang kurang kompak dan terlihat kurang latihan, setuju dengan komentar Nicki Minaj yang bilang mengingatkan kita dengan Hollywood Week.
Ai: Here’s another pointless performance. I don’t like it.

8. Kree Harrison – Don’t Play That Song
Randy menyebut performance Kree kali ini bukan yang terbaik tapi tetap luar biasa. Mariah menyukai karena Kree memberikan sedikit country infusion. Keith memuji vokal blues country-nya dan staying true to herself. Nicki menyebut Kree ‘Queen’ karena penampilan, suara dan percaya dirinya.
Rio: Pilihan lagu Kree selalu bagus, masalahnya mungkin pilihan dia not necessarily the most popular ones, yang bisa membuat orang tidak ‘connect’ dengan Kree. Superb vocal, great artistry, nice styling, tapi masih sama seperti minggu sebelumnya, menurut saya Kree belum menemukan ‘star moment’-nya.
Pepi: Kree yang biasanya menyimpan kejutan vokal di akhir lagu,kali ini tampil total sepanjang durasi. Kree berhasil membawakan lagu Aretha ini dengan gaya country. Oh iya, apa ada yang setuju kalao Kree ini secara vokal mengingatkan kita dengan gaya ‘Kat McPhee’?
Ai: This lady has it all. Vokalnya, luar biasa. Kepercayaan diri, kelas atas. Dan kenapa para juri malas mengangkat tubuh mereka untuk Kree? Mereka lebih memilih kontestan kelas 2!

Oh American Idol please pilih tema yang lebih modern. Dengan line up kontestan tahun ini, menurut saya tema seperti 2000’s Billboard Hit akan lebih seru. Top 3 versi kami malam ini adalah:

Rio: Candice, Kree, Amber
Pepi: Amber, Kree, Devin
Ai: Kree, Janelle, Devin

Bagaimana menurut kamu dengan Top 8 kali ini? Who’s your Top 3 tonight?

Result Show malam ini ada penampilan dari Keith Urban “Long Hot Summer”, Colton Dixon “Love Has Come For Me” dan One Republic featuring Katharine McPhee “If I Lose Myself”.

Bottom 3: Devin Velez, Burnell Taylor, Lazaro Arbos (Semua finalis cowok)
dan yang tereliminasi malam ini adalah: Devin Velez. Para juri tidak menggunakan hak “SAVE” mereka.


Related posts

Leave a Reply