CREATIVEDISC.COM -JAKARTA-“Gw suka banget sama Mr. Big apalagi lagu ‘Green-Tinted Sixties Mind’”, pernyataan dari musisi R&B lokal yang menjadi anthem patah hati lewat lagu ‘It’s Only Me’ Kaleb J sontak membuat saya kaget. Bagaimana tidak, selama ini mungkin saya hanya mengetahui bahwa ia hanya mengeksplor lagu-lagu R&B saja dan selalu merilis karya-karya ballad dan membuat galau pendengarnya.
Meski berfokus kepada sound R&B berkat racikan dari tim Passion Vibe, ternyata ia mempunyai selera musik yang sangat luas. Cakupan kesukaannya sangat luas mulai dari penyanyi R&B 2000’an yang dicintai banyak orang seperti Justin Timberlake, Craig David, diva baru indie rock seperti Lizzy McAlpine dan Clairo serta hard rock macam Mr. Big. Cakupan tersebut sangat membantunya dalam membuat karya, tentunya dengan berbagai macam adaptasi sehingga ia menemukan sound yang sesuai dengan dirinya dan pendengarnya.
Semenjak lagu ‘It’s Only Me’ viral dimana-mana (begitu juga lagu lainnya). Musisi yang menyukai anime Hunter X Hunter dan Slam Dunk ini semakin yakin setiap musik yang ia buat akan diterima oleh banyak orang terutama penggemarnya. Maka dari itu, ia sedikit bereksperimen dalam EP “OFF GUARD”, dimana ia mulai perlahan menanggalkan musik R&B yang menye-menye dan bereksplorasi di Y2K R&B. ‘Di Balik Pertanda’ adalah representasi hal itu. Dengan musik yang seolah memanggil kembali nuansa Craig David di lagu ‘7 Days’, ia meliuk-liuk dengan gitar akustik dan beat ritmis ala musik 2000’an dengan lirik simpel dan to the point. Selain itu, ia juga bereksperimen membuat ulang lagu Dewa 19 ‘Selimut Hati’ dengan nuansa R&B mid-tempo dengan arsiran musik yang mengawang dan terpengaruh oleh Justin Timberlake dengan segala eksperimentasinya dengan R&B.
“Produserku, Bella Negara, pernah berkata bahwa lagu itu cocok dengan caraku membawakan musik. Dari situ, aku langsung bisa membayangkan arahnya. Secara pribadi, lagu ini sangat dekat dengan pengalamanku, jadi terasa seperti bagian yang pas untuk “OFF GUARD”., rangkum Kaleb J dengan antusias ketika ditanya tentang proses pembuatan ulang ‘Selimut Hati’.
Jiwa penggemar rock dan turunannya dari Kaleb J seolah membantunya dalam menyampaikan perasaan yang lugas dan tegas ke dalam sebuah lagu dibarengi dengan berbagai macam eksperimen yang ia lakukan akhir-akhir ini, persis seperti musik rock yang akrab dengan ‘keluar dari zona nyaman’. Eksperimentasi yang ia lakukan di karyanya yang teranyar, seolah menegaskan bahwa ia bukan hanya musisi spesialis balada yang hanya bisa menyayat hati orang dengan lirik ekstra galaunya. Bisa jadi, EP “OFF GUARD” ini merupakan sebuah kata pengantar Kaleb J dan timnya untuk bisa keluar dari batasan musik R&B dan membuat karya eksperimen lainnya sambil diimbangi dengan kemauan pasar dan pendengar. Jika ia berhasil menemukan dan tetap konsisten dengan hal itu, gelar legenda penyanyi R&B Indonesia bisa pantas ia dapatkan.